Langsung ke konten utama

Dikala Rindu Menyapa

Akhirnya..

Blog ini hadir disaat rindu tumblr dan ingin menulis, namun untuk menulis di blog sebelumnya tidak memungkinkan karena konten yang lama disana agak sensitive dan tak perlu dibaca. 

Selamat datang di halaman penuh suka-duka ini hahaha 
selamat membaca!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ternyata Lulus CPNS

Selamat malam gaes.. Jumpa lagi denganku di tulisan yang akan tetap random heu. Kali ini topiknya agak sakral, agak bener (dikit).  Beberapa bulan ini sering dengar soal seleksi cpns yang akan dibuka lagi, tiba-tiba ingin nostalgia masa lalu sekalian cerita pengalaman ikut seleksi CPNS tahun lalu. Kenalan dulu ga nih? 🤣 Jadi begini.. Sebelumnya aku lulus dari salah satu sekolah kedinasan dibawah naungan Kementerian ATR/BPN, jadi otomatis kalo ada bukaan seleksi cpns aku ngikut di ATR kecuali emang banting setir ambil di kementerian lain. Akhir 2017 lalu, sekitar bulan September (kalo ga salah, lupa sih) akhirnya BKN resmi buka seleksi cpns setelah tiga tahun absen menerima cpns baru. Seneng dong yang ditunggu-tunggu akhirnya ada kepastian, tapi panik juga.. belajar aja kaga hahaha Seleksi CPNS tahun lalu sudah memakai sistem CAT ( Computer Assisted Tes) yaitu semua tes yang bersifat tekstual sudah berbasis komputer, ga perlu ngisi lembar jewab pake pensil ...

From Above

Aku mulai bosan dengan rutinitas ku yang begini-begini saja. Kepindahan ku dari Jakarta ke Kutai Barat sedikit menimbulkan masalah dengan diriku sendiri. Meski baru dua bulan, aku sudah merasa bosan. Aku merasa perlu melakukan sesuatu yang lain di luar jam kerja ku. Ya, aku bekerja dari pukul 8 pagi hingga 5 sore, dari senin sampai jum’at saja, sisanya aku habiskan dengan makan –tidur –pegang handphone . Tidak ada tempat yang bisa ku kunjungi untuk menghabiskan waktu.  Aku sungguh bosan. Selain menimbulkan bosan, waktu luang yang kebanyakan itu bikin aku sering ngeluh. Atau lebih tepatnya jadi sering membandingkan diri sendiri sama orang lain yang berakibat jadi iri dan dengki, kadang juga bikin sensi sendiri. Karena aku ini orang nya terlampau negative thinking sama orang, hal-hal yang kayak gitu tadi membuat otak dan hati ku makin nggak sehat. Mau nggak mau aku harus nyari kesibukan, ya… and I try to write something . Sebenernya ini nggak mudah tapi tidak ada salahnya me...

Tentang "Aroma Karsa" milik Dee Lestari

Minggu Pagi biasanya ku habiskan dengan bangun siang lalu tak segera mandi. Namun hari ini aku berantisipasi, barangkali ada kawan yang bisa ku ajak ngukur jalan. Sembari menunggu kawan datang, aku melanjutkan Aroma Karsa yang sejak Sabtu Malam ku baca. Seperti tersihir begitu saja, sepertiga sisa halaman tandas tak lebih dari tiga jam. Dan kabar buruknya, kawan yang ku tunggu tak nampak datang, kemudian aku menyadari bahwa aku telah menyia-nyiakan Minggu Pagi ku.   Aroma Karsa terlebih dahulu lahir di platform digital berupa cerbung kemudian barulah divisualisasikan ke dalam buku. Sebenarnya, saat menulis artikel ini aku tidak benar-benar tahu harus memulai dari sisi mana. Aroma Karsa begitu memikat hingga membuatku lupa mengadopsi Inteligensi Embun Pagi sebagai penutup seri Supernova hehe. Megahnya Supernova entah mengapa luruh begitu saja. Keduanya memang tak bisa dibandingkan satu sama lain, tapi menurut ku (yang hanya pembaca abal-abal ini) Aroma Karsa disusun...